Jun 20, 2012

Biduran Itu Tidak Enak Kawan

Biduran adalah  benjolan merah muda atau kemerahan atau bagian pada kulit yang sedikit menonjol. Kadang kala mereka terlihat agak pucat di tengah. Biduran biasanya gatal, tetapi mereka juga terasa membakar dan menyengat.

Biduran atau kaligata ini merupakan nama lain dari penyakit kulit urtikaria, dimana tanda kelainan kulitnya adalah timbul bentol-bentol kemerahan, sangat gatal dan sering disertai rasa tertusuk dan panas, dan dasar penyebabnya adalah “Atopi

Atopi adalah suatu keadaan/kelainan alergi yang sifatnya diturunkan dari dalam suatu keluarga dengan manifestasi penyakit seperti: dermatitis atopik (radang kulit yang sifatnya berulang-ulang, kelainan kulit ruam yang timbul pada tempat-tempat tertentu dengan tanda-tanda khas sesuai umur bayi, anak atau dewasa), urtikaria (biduran), asma, sering pilek dan bersin sampai hidung mampet, biasanya terdapat pula tanda dan gejala yang ada pada penderita tersebut yaitu:buras di wajah, lingkaran mata yang gelap, kulit kering dan wajah agak pucat. Selain itu bisa juga karena pengaruh emosional.

Biduran atau kaligata ini memang bukan hal baru bagi saya. Muncul bisa kapan saja. Pertama kali kena biduran ketika masih kuliah dulu. Pada waktu itu saya bekerja sebagai student labor di perpustakaan kampus. Yang kerjaannya merapikan dan mengurutkan nomor register buku-buku di rak. Buku-buku itu ada yang sama sekali tidak pernah disentuh, karena mungkin sudah tidak up to date alias super jadul dan letaknya jauh dari jangkauan sehingga debu pun menumpuk di sana. Dan ketika saya merapikan buku-buku itu, pulang- pulang betis kaki saya bentol-bentol kemerahan, gatal dan terasa panas.

Pernah juga muncul karena udara dingin, walau tak selalu karena itu. Pernah sekali waktu saya ikut retreat keluarga ke puncak, lalu diceburin anak-anak ke kolam renang.airnya yang dingin ditambah lagi tiupan angin Wowwww... Langsung bentol semua.

Dan mulai hari minggu pagi kemarin si biduran ini menyapa saya lagi. Sepulang dari bermain bola dengan Bev puteri saya di lapangan sekolah dekat rumah, kaki saya mulai gatal dan bentol. Makin digaruk makin banyak.

Biasanya klo biduran muncul karena angin atau dingin saya langsung menghangatkan badan dan hilang. Tapi ini berlanjut sampai selasa kemarin. Di malam hari pun kambuh karena suhu ruang kamar yang dingin karena AC. Di pagi hari lebih parah lagi. Ada tetangga yang menyarankan untuk menyapukan racikan tembakau rokok dengan minyak ke bagian yang bentol-bentol tapi tidak mempan.

Dan yang paling tidak menyenangkan, ketika di kantor pun kambuh karena dinginnya AC di kantor. Risih banget rasanya harus garuk- garuk terus. Maluuuu. Saya hampir menangis karena kesal hahahahahaha. Lebay ini namanya.

Karena sudah tidak tahan dengan gatal-gatalnya saya minumlah si obat anti alergi Incidal. Setelah sebelumnya browsing dulu apakah ada efeknya untuk busui. Secara saya masih menyusui. Tapi menurut Konselor Laktasi, dokter Astri Pramarini yang saya dapatkan dari milis asiforbaby (AFB) bahwa Incidal termasuk kategori L2 (Safer) untuk ibu menyusui, makanya saya mau minum.


Setelah saya minum, saya juga keluar dari ruangan menuju parkiran untuk mencari sinar matahari. Syukurnya walau sudah jam empat sore, sinar matahari masih panas menyengat. Saya berdiri di parkiran di panas matahari seolah menunggu seseorang sembari twitteran hehehhehe. dan berselang 30 menit si biduran pun enyah dan badan tidak gatal - gatal lagi, walau masih ada bentol-bentol merahnya. Dan pagi ini tidak kambuh lagi. Sudah bersih. Ahhh... syukurlah, Thanks God :)

8 comments:

Pakde Cholik said...

Saya dulu juga sering biduran. Asyik tuh kalau punggung digesek-gesek kursi rotan yang ada di rumah ha ha ha.

Sekarang dah gak pernah biduren lagi.

Trims info obat bidurennya

Gak ikut kontesku nduk ?

Salam hangat dari Surabaya

Rika Purba said...

betul PakDhe,

jadi pengamat dulu nih pakDhe :)

salam hangat juga dari kota Jakerdah :)

Bung Sigit said...

sepupu aku tuh yang suka biduran, kalau dah bentol2 dia langsung panik gitu.dan harus cari obat di apotik bila persediaan obat di rumah habis..
info obatnya sangat membantu nih, jadi ga perlu keluar ongkos lagi..hehe

joe said...

biduran itu bukannya penyanyi ya?

(biduang ding...)

Uli Kerenzia said...

kayaknya pernah ngalamin dech

Rika Purba said...

@Purwanto,

silakan dicoba.


@Joe,

bukan biduan kaleeee :):)

@Uli,

lumayan kan gatelnya :)

Unknown said...

Asyik juga bikin geram nichhhh kumat dah biduran ni garuk sana garuk sini asyik nak macem moyet wakwkw....

Ayuth Badala said...

Itu beneran gpp yaa untuk ibu menyusui... Soalnya saya cari cari info di google.. Ada artikel yg ngk ngebolehin ibu menyusui....